Siphon Tjikuningan Pangalengan

Bersama @KomunitasAleut, kembali saya berkesempatan mengunjungi Pangalengan. Kali ini ada dua tempat yang kami kunjungi, yaitu Siphon Tjikuningan dan PLTA Malabar.

Tujuan pertama kami adalah Siphon Tjikuningan. Bangunan air ini dapat dicapai melalui desa Banjarsari kecamatan Pangalengan. Jika kita masuk perkebunan Malabar, ambilah jalan yang menuju Wisma Malabar atau bekas rumah kediaman Bosscha. Dari sana, kita tinggal ambil jalan lurus menuju ujung desa. Setelah sampai, coba tanyakan kepada penduduk setempat, letak siphon itu berada.

Siphon adalah bangunan yang bisa memindahkan air dari satu tempat ke tempat lainnya. Menurut disertasi Milorad Nikolic, Siphon yang ada di Tjikuningan termasuk Inverted Siphon. Saluran ini melintasi lembah antar bukit dengan mengikuti kontur tanah. Sipon jenis ini dibuat di lembah yang terlalu lebar atau terlalu dalam untuk dibangun sebuah jembatan.

Di Tjikuningan, siphon berupa lorong air yang menghubungkan dua bukit. Air yang berasal dari bukit pertama dialirkan melalui saluran menuju bukit yang lainnya. Berdasarkan sifat air, tinggi permukaan air di bukit pertama harus tinggi, supaya air bisa mengalir. Di Siphon Tjikuningan, ketinggian permukaan air bukit pertama bisa dilihat dari jumlah tangga yang mencapai 60 buah anak tangga. Di saluran di bukit kedua, jumlah anak tangga berkisar 56 anak tangga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *