Sejarah Jalan Alkateri

Nama Jl. Alkateri diambil dari nama keluarga Arab yaitu Al Katiri, yang menjadi tuan tanah di awal abad 20. Selain itu, keluarga al-Katiri juga merupakan pengusaha yang membuka pabrik roti dan susu.

Menurut Wartheim, para pendatang Timur Tengah mulai mendiami kota Bandung di sekitar tahun 1836. Mereka datang dengan tujuan bisnis, atau bekerja di kota yang baru berkembang itu.

Tidak seperti rekan mereka dari Tionghoa, keberadaan orang Arab dibatasi atas kekhawatiran pihak kolonial akan berkembangnya ajaran Islam. Mereka pun harus mempunyai ijin untuk bisa tinggal di suatu daerah.

Di Bandung, para Arab ini ditempatkan di sebelah timur pasar. Zonasi ini berdasar pada ordonansi pemerintah kolonial tahun 1866. Selain Alkateri, ada nama lain di dalam yang digunakan sebagai nama gang, yaitu Aljabri. Gang tersebut dulu terkenal sebagai tempat berjualan madat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *